Penggalian Data Kualitatif

Selama kurang lebih dua minggu, saya meminta mahasiswa peserta mata kuliah Penelitian Kualitatif di S1 untuk belajar tentang teknik penggalian data kualitatif dengan melakukannya secara langsung. Mereka saya minta melakukan wawancara pada 1 partisipan saja, dan saat pertemuan di kelas Selasa kemarin kami mendiskusikan pengalaman apa saja yang sudah mereka peroleh.

Nano-nano, seru, tapi semua kompak menyatakan bahwa melakukan wawancara untuk menggali data secara mendalam itu sungguh tidak mudah. Itu memang benar, dan saya senang mereka menyimpulkannya dari pengalaman sendiri. Meski tak semua berhasil maksimal dalam mewawancara, tapi saya yakin mereka telah belajar sesuatu dengan melakukannya.

Ada yang partisipannya sangat irit bicara, ada yang selalu menghindari kontak mata dan tidak mau melepas kacamata hitam selama sesi wawancara, ada yang banyak bicara tapi ngelantur kemana-mana, ada yang awalnya menyatakan bersedia diwawancara tapi pada akhirnya selalu tampak menghindar untuk ditemui, dan sebagainya, dan sebagainya. Saya mencoba menyimak pengalaman mereka satu per satu, lalu memberikan umpan balik terhadap kekurang-berhasilan proses yang telah dilakukan.

Evaluasi Penggalian Data Baca lebih lanjut