Catatan Singkat dari Mengajar Resiliensi di UUM

Belum lama mendapatkan tantangan kembali untuk berbagi ilmu pada mahasiswa dari negara tetangga. Kesempatan keluar dari zona nyaman yang saya terima dengan antusias, sebab tentu akan sangat memperkaya pengalaman ketika bisa berinteraksi dan belajar bersama dengan mereka yang berbeda latar budaya, juga bahasa.

Tugas ini saya penuhi minggu lalu, di Universiti Utara Malaysia (UUM). UUM berada di Kedah, dari Kuala Lumpur masih harus disambung dengan perjalanan darat selama beberapa jam, atau dengan pesawat kurang lebih 45 menit. Saya berangkat bersama Dekan dan dua orang Wakil Dekan kami yang beragenda membicarakan pula pengembangan kerjasama antar kedua perguruan tinggi ini.

Baca lebih lanjut

Iklan

Menumbuhkan Online Resilience pada Anak: Presentasi dalam TIN-IPPI X

Pesatnya pertumbuhan teknologi digital di masyarakat berbanding lurus dengan banyaknya risiko yang setiap saat akan ditemui oleh para pengguna aktifnya, termasuk anak-anak. Berangkat dari catatan saya dalam Buku Seri Ke-2 Sumbangan Pemikiran Psikologi untuk Bangsa: Psikologi dan Teknologi Informasi yang diterbitkan oleh HIMPSI (2016), momen presentasi dalam Temu Ilmiah Nasional Ikatan Psikologi Perkembangan Indonesia Ke-10 (TIN-IPPI X) di Semarang pada 23-24 Agustus 2017 lalu saya manfaatkan untuk memaparkan lebih lanjut langkah yang dapat ditempuh orangtua dalam menumbuhkan online resilience anak.

Berikut adalah ppt yang saya sampaikan, merespon permintaan beberapa rekan:

Baca lebih lanjut