Membangun Dialog yang Konstruktif dengan Anak Berusia Remaja

Pertanyaan seputar “bagaimana memperbaiki komunikasi dengan anak yang berusia remaja” begitu sering disampaikan oleh para orangtua. Tidak sedikit diantaranya bahkan mengalami situasi komunikasi yang sangat sulit, hingga kerap berujung konflik, meski awalnya maksud orangtua hanyalah ingin mengingatkan anak tentang sesuatu.

Melalui catatan ringkas ini, saya coba menuliskan kembali beberapa pokok pengingat bagi orangtua dalam hal membangun dialog yang konstruktif dengan remaja, berdasarkan artikel saya dalam Buku Seri II IPPI: Dinamika Perkembangan Remaja (Problematika dan Solusi).

Baca lebih lanjut

Memperbaiki Komunikasi Orangtua dan Anak: Catatan Ringkas

Berbagi pemahaman, menambah kemanfaatan ilmu di pertambahan usia kemarin. Mencoba menuliskan catatan ringkas sebagai bagian dari edukasi IPPI, tentang bagaimana memperbaiki komunikasi antara orangtua dan anak, mengingat ini adalah jembatan penting bagi setiap langkah pengasuhan dan pendampingan belajar.

Semoga membantu bagi yang memerlukan informasinya.

Baca lebih lanjut

Beberapa Kekeliruan yang Kerap Terjadi dalam Berkomunikasi dengan Anak

Komunikasi adalah jembatan utama dalam rangkaian aktivitas pengasuhan. Komunikasi berjalan baik, pengasuhan akan dapat dioptimalkan. Sebaliknya, jika komunikasi antara orangtua dengan anak bermasalah, maka jangan terlalu berharap pengasuhan yang dilakukan akan berjalan dengan efektif.

Nah, tidak jarang terkait ini saya menerima pertanyaan dari orangtua yang merasa sudah mengupayakan untuk berkomunikasi semaksimal mungkin dengan anak, namun hasilnya tidak tampak seperti yang diharapkan. Mengapa demikian?

Banyak dari kita menyangka bahwa berkomunikasi dalam proses pengasuhan hanya tentang bagaimana berbicara sesering mungkin dengan anak, padahal sebenarnya tidak. Jarang atau sering bukan ukuran yang utama. Yang jauh lebih menentukan daripada itu adalah bagaimana proses komunikasi tersebut dilakukan.

Baca lebih lanjut