Mengasuh Anak dengan Segala Keunikannya

Berikut dibagikan tulisan singkat yang termuat dalam Buletin Anak Ceria Edisi Oktober 2015.

FullSizeRender (21)

Tuhan telah menciptakan segala sesuatu di dunia dengan penuh warna. Keragamannya membuat hidup menjadi lebih dinamis, menjadikan manusia belajar tentang bagaimana saling memahami dan menghargai setiap perbedaan yang ada. Begitu pula terhadap anak dan segala kondisinya.

Seorang anak lahir membawa berbagai macam potensi kemampuan, juga ciri dan sifat yang berbeda-beda antara satu dengan yang lain. Karena itu, setiap anak dalam perkembangannya akan selalu memiliki kekuatan dan kelemahan yang tidak dapat disama-ratakan. Ada yang kuat di kemampuan akademik, namun lemah di ketrampilan fisik-motorik. Ada yang memiliki kelebihan dalam bidang seni, namun kurang begitu menonjol dalam kemampuan berbahasa. Ada yang di satu sisi sangat perasa, namun di sisi lain begitu cekatan dalam menyelesaikan setiap tugas yang diberikan kepadanya. Jadi, setiap anak memiliki keunikannya masing-masing. Baca lebih lanjut

Iklan

Sedikit Cerita Tentang Asisten Saya

Kami memanggilnya Su. Dia mulai bekerja di rumah kami setelah lulus SMP, kira-kira sejak Damai berusia 7 bulan. Sempat off tidak bekerja ketika kemudian dia menikah, dan sekarang kembali lagi setelah anaknya cukup besar untuk ditinggal mencari tambahan penghasilan selama beberapa jam tiap harinya.

IMG_0229

*Su dan Damai, akhir 2006*

Su adalah asisten yang rajin, dan ini tidak hanya terkait urusan pekerjaan di rumah. Lebih dari itu, yang tidak banyak dijumpai dari asisten rumah tangga yang lain adalah kemauannya untuk belajar dan membaca berbagai macam buku. Seperti diketahui, di rumah kecil kami ini barang yang paling banyak memenuhi sudut-sudut ruang memang adalah buku dengan beragam jenisnya. Kalau dulu sebelum menikah dia banyak membaca novel, majalah, atau buku-buku psikologi populer, sekarang setelah dia menjadi ibu, buku-buku seputar parenting lah yang menjadi konsumsinya, baik di sela-sela waktu istirahat bekerja ataupun secara bergantian dipinjamnya untuk dibawa pulang ke rumah. Baca lebih lanjut