Saya, Asisten, dan Aktivitas Belajar Damai

Sejak Damai berusia 7 bulan sampai kurang lebih 5 tahun, keluarga kami memiliki seorang asisten rumah tangga yang kooperatif. Ia adalah partner saya dalam mengurus rumah, juga menjaga Damai pada jam-jam tertentu saat saya dan suami harus bekerja. Saya menyadari bahwa asisten rumah tangga ini merupakan sosok yang potensial untuk diikutsertakan dalam proses pendidikan Damai di rumah. Karena itu, saya juga bekerjasama dengannya untuk memberikan stimulasi yang sebaik mungkin, tentu saja dengan ‘aturan main’ yang saya tetapkan.

Saya tidak ingin terjebak untuk bergantung dan memasrahkan semua urusan pengasuhan dan pendidikan anak pada asisten, sebab bagaimanapun sayalah orangtua, penanggung jawab utamanya. Saya mengambil porsi interaksi yang lebih banyak, memberikan arahan tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh asisten, memintanya memperhatikan dan mengikuti apa yang saya lakukan selama mendampingi Damai belajar, sambil terus mengkontrol prosesnya. Baca lebih lanjut