Membantu Anak Percaya Diri, Tangguh dan Mandiri (Materi “Parent Support” untuk Orangtua Anak dengan Gangguan Pendengaran)

Minggu, 9 Desember 2018, mendapat kepercayaan untuk memberi penguatan pada para orangtua hebat dari anak-anak yang mengalami gangguan pendengaran. Kegiatan ini adalah kerjasama antara Kasoem Hearing Center dengan Jala Puspa RSAL Dr. Ramelan Surabaya.

Bertempat di Gedung STIKES Hang Tuah, parent support dihadiri oleh begitu banyak orangtua. Ada yang datang sendiri, berpasangan, ada pula yang membawa serta putra/putrinya.

Baca lebih lanjut

Iklan

Piano Damai: Dance the Night Away & What is Love (Cover Songs)

Dari lagu-lagu BTS, sempat juga membuat cover lagu Ed Sheeran, Shawn Mendez, dan Justin Bieber, sekarang bergeser ke lagu-lagu Twice. Poin pentingnya, dia konsisten belajar untuk mengasah skill dan terus produktif menghasilkan karya, meski masih sederhana.

Amazing Turkey (6): Cerita yang Tersisa

Setelah jeda agak lama karena serbuan pekerjaan kampus, saya akan menuntaskan sisa catatan dari  perjalanan ke Turki bulan lalu. Ada beberapa hal yang ingin saya ceritakan, mulai dari objek yang kami kunjungi saat berada di Provinsi Denizli (kalau menurut urutan mestinya ini terceritakan setelah dari Ephesus di Izmir), lalu ke beberapa hal unik tentang Turki.

Hierapolis-Pamukkale di Denizli

Masih ingat catatan tentang Ephesus dan jejak peninggalan Yunani Kunonya kan? Nah, ada satu lagi jejak peninggalan jaman lampau yang juga menarik serupa Ephesus yaitu Hierapolis, sebuah kota tua peninggalan jaman Romawi. Hierapolis ini menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1988.

Ada yang menyebutkan Hierapolis berasal dari sebuah Kuil Hieron yang dibangun sekitar awal Abad Ke-3 SM oleh orang-orang Phyrgia. Di Abad Ke-2 SM lokasi kuil tersebut yang berdekatan dengan sumber mata air panas kemudian dikembangkan menjadi tempat spa yang dipersembahkan kepada Raja Pergamon, Eumenes II, oleh Roma.

Namun sumber lain menuliskan bahwa dimungkinkan Hierapolis telah dibentuk oleh raja-raja Seleukus di sekitar abad ke-4 SM . Nama kota ini tampaknya berasal dari Hiera, istri Telephus (anak dari Hercules dan cucu Zeus), cikal bakal keturunan Pergamus. Hierapolis diserahkan ke Roma pada 133 SM bersama dengan sisa kerajaan Pergamene, dan menjadi bagian dari provinsi Romawi di Asia. Kota ini sempat hancur oleh gempa bumi di 60 AD, tetapi dibangun kembali, dan mencapai puncaknya pada abad ke-2 dan ke-3.

Baca lebih lanjut

Amazing Turkey (5): Cappadocia dan Kota Batu yang Menakjubkan

Adalah perjalanan darat terpanjang yang kami lalui bersama bis menuju wilayah ini dari destinasi sebelumnya. Cappadocia atau Kapadokya adalah wilayah di Provinsi Nevsehir yang memiliki ciri geologi, sejarah dan budaya unik dengan keajaiban alam berupa “cerobong peri” (fairy chimney) yang banyak tersebar di berbagai lembahnya. Pada waktu yang lampau, penduduk Cappadocia tinggal di bawah tanah atau di dalam rumah-rumah gua. Kabarnya di beberapa tempat, rumah-rumah hasil pahatan batu besar di area tersebut juga masih dihuni oleh sejumlah penduduk sampai sekarang.

Mengutip informasi dari sebuah situs berita, letusan tiga gunung berapi besar Turki di  Erciyes, Hasandag, dan Melendiz jutaan tahun lalu, serta empasan cuaca selama puluhan ribu tahun, membuat Cappadocia memiliki struktur tanah yang unik: Berbentuk pilar-pilar, gua-gua, bukit-bukit batu yang saling tumpuk, serta bukit berpuncak datar. Selama ribuan tahun, angin dan air hujan mengalir ke lembah, menyebabkan  erosi, kemudian membentuk struktur dan pahatan-pahatan yang dikenal dengan cerobong perinya. Ini adalah bongkahan batu tinggi dan bertopi yang bentuknya kerucut atau seperti jamur.

  Baca lebih lanjut