Cerita dari Ruang Kuliah: Catatan Belajar Kualitatif Semester Ini

Mengakhiri perjalanan belajar Mata Kuliah Metode dan Analisis Data  Penelitian Kualitatif semester ini, saya ingin mengabadikan kembali beberapa catatan menarik yang telah terlalui bersama para mahasiswa. Sebagaimana tahun lalu, mata kuliah ini dilaksanakan secara paralel 4 kelas, setiap kelas dikelola penuh oleh 1 dosen. Meski paralel, proses belajar seluruh kelas tetap berpegang pada rancangan pembelajaran yang sama.

Saya memegang Kelas B. Bagi saya sendiri, membimbing peneliti-peneliti pemula ini adalah ruang belajar yang memperkaya pemahaman. Ruang yang memunculkan berbagai pemikiran untuk terus memperbaiki kegiatan pembelajaran maupun meningkatkan ketrampilan meneliti, juga kualitas riset yang dapat dihasilkan oleh mahasiswa.

Berbeda dengan catatan tahun lalu (baca: Rupa-rupa Proses Belajar Riset Kualitatif), dilihat dari berbagai sisi pelaksanaan perkuliahan yang sekarang menurut saya sudah lebih baik. Pembimbingan praktik penelitian dapat dilakukan dengan lebih intensif, sehingga pemahaman mahasiswa terhadap metode penelitian ini berikut perspektifnya juga lebih utuh. Hal ini tampak dari bagaimana pilihan topik riset dan eksekusinya di lapangan oleh masing-masing kelompok, isi diskusi dalam sesi-sesi seminar hasil penelitian yang cukup kritis, juga detil tahapan hingga kedalaman analisis yang mampu dihasilkan.
Terdapat sebelas kelompok di Kelas B yang saya kelola. Topik-topik yang mereka pilih antara lain: Perilaku seksual remaja, adiksi seksual, resiliensi individu yang mengalami lupus, relaps pada pecandu narkoba, pengalaman individu dengan extrasensory perception, celebrity wordship, komitmen pekerja kontrak, dating violence, self injury, perilaku sehat, dan relasi antar saudara pada keluarga yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Cukup beragam, bahkan beberapa diantaranya juga menantang, sehingga apresiasi wajib diberikan atas usaha keras mereka dalam menyelesaikan penelitian masing-masing.

Apa saja hal-hal menarik yang saya catat selama satu semester ini belajar?

Pertama, selain pilihan topik ternyata bervariasi, tidak sekedar membeo tren judul skripsi di ruang baca fakultas yang leluasa mereka akses, kejelian mereka memilih partisipan penelitian yang tepat sesuai topik adalah satu langkah baik bagi seorang peneliti pemula. Jadi tidak asal dapat subjek. Beberapa kelompok bahkan membuat prosedur seleksi tertentu sesuai kriteria agar tidak salah dalam mengambil partisipan.

Kedua, jika tahun lalu ada kelompok yang pada saat seminar hasil masih terpeleset memperlakukan pendekatan kualitatif seperti melakukan penelitian kuantitatif, tahun ini sudah tidak. Dari yang tampak pada kelas yang saya ampu, semua merumuskan masalah penelitian dengan tepat (misal, tidak lagi mengarah pada tujuan pembuktian keterkaitan antar sejumlah variabel seperti pada penelitian korelasional, dsb), meski kedalaman pertanyaannya memang masih bervariasi. Ada yang sudah kritis dan eksploratif, ada yang masih perlu diasah kepekaan masalahnya.

Ketiga, meski beberapa kelompok masih belum optimal menggali data dan melakukan analisis sehingga paparan hasil masih cenderung perifer, namun sudah tidak ada lagi kelompok yang terpeleset keluar fokus riset. Hasil analisis seluruh kelompok sejalan dengan pertanyaan penelitiannya, meskipun beberapa masih perlu memperjelas ulasan maupun mengecek kembali ketepatan analisis di sisa waktu yang ada sebelum mengumpulkan laporan akhir pada saat UAS nanti. Baik secara klasikal maupun dalam sesi bimbingan untuk masing-masing kelompok sudah saya berikan umpan balik dengan jelas mengenai hal ini.

Keempat, terkait proses analisis sendiri, di luar dugaan terdapat kelompok-kelompok yang ternyata dapat melakukannya dengan detil, sehingga menghasilkan temuan-temuan yang unik, otentik, mengungkap betul sisi personal partisipannya, dan dituangkan dalam bentuk deskripsi yang kaya dan sistematis. Senang sekali melihatnya. Bersyukur bisa menemukan mahasiswa-mahasiswa yang memiliki potensi besar dalam melakukan penelitian kualitatif. Beberapa diantaranya juga memiliki penguasaan konseptual/teoritik yang sangat baik, serta mampu menjelaskan dengan gamblang dalam sesi-sesi presentasi. Melebihi ekspektasi.

Kelima, hal membahagiakan yang lain adalah ketika melihat kelompok yang awalnya jauh tertinggal daripada teman-temannya ternyata mampu menyusul langkah dan menyajikan hasil sementara dari penelitiannya pada saat tiba giliran seminar. Juga ketika mengetahui bahwa individu-individu yang awalnya tidak terlalu menonjol di kelas ternyata juga menunjukkan progres belajar yang di luar dugaan. Mereka bahkan mampu mempresentasikan dengan baik apa yang dipelajari dalam penelitian yang telah dilakukan, dan memberikan argumentasi ketika mendapatkan pertanyaan maupun kritik dari teman-temannya yang lain. Maksimal maupun belum, yang pasti mereka sudah berusaha dalam belajarnya. Tidak lagi bersikap ala kadarnya seperti yang di pelaksanaan tahun lalu masih saya temukan.

Mata kuliah ini senyatanya telah memfasilitasi mahasiswa untuk melatih kemampuan pada berbagai macam hal. Melakukan setiap tahapan riset kualitatif dengan prosedur yang tepat, membuat tulisan ilmiah laporan penelitian, hingga belajar tentang bagaimana mendiseminasikan dan mempertanggung jawabkan sebuah proses dan hasil penelitian yang telah dilakukan melalui kegiatan seminar. Menyenangkan sekali bisa membimbing dan menyaksikan kemampuan mereka yang berkembang sedikit demi sedikit. Semoga bekal yang telah diberikan melalui rangkaian kegiatan belajar ini benar-benar mereka manfaatkan nantinya dalam menyelesaikan skripsi, maupun penugasan mata kuliah lain yang terkait.

Selamat menyelesaikan laporan akhir buat semuanya. Kerjakan seoptimal mungkin. Kerjakan bukan semata-mata untuk sebuah nilai, melainkan agar kemampuan kalian di dalamnya semakin jauh terasah. Proud of you all…

Iklan

3 thoughts on “Cerita dari Ruang Kuliah: Catatan Belajar Kualitatif Semester Ini

  1. Ping balik: Selamat Tinggal 2016, Selamat Datang 2017 | Wiwin Hendriani

Beri Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s