Literature Review: Langkah Penting dalam Menyiapkan Usulan Penelitian

Ketika mengevaluasi proposal atau laporan penelitian, tidak jarang kita menemukan berbagai macam penelitian yang landasan ilmiahnya lemah, urgensi dan kemanfaatannya dipertanyakan. Peneliti dalam paparannya tidak berhasil menjelaskan secara argumentatif mengapa penelitian tersebut dilakukan, apa pentingnya, mengapa menempatkan variabel-variabel yang dipilih sedemikian rupa, apa alasan melakukan penelitian pada kelompok individu yang menjadi subjeknya, mengapa memilih menggunakan pendekatan tertentu dalam mengkaji fenomena yang menjadi fokus, dsb, sehingga muncul keraguan terhadap ketepatan pelaksanaan berikut hasilnya.

Mengantisipasi hal tersebut, literature review penting dilakukan dengan sebaik mungkin. Langkah untuk menelaah berbagai penelitian terdahulu mutlak dibutuhkan, untuk membantu peneliti merumuskan rencana penelitian secara tepat, baik secara konseptual teoritis maupun metodologis.

The process of conducting and reporting your literature review can help you clarify your own thoughts about your study.

Istilah literature review sendiri tentu sudah tidak asing di kalangan mereka yang menempuh studi di perguruan tinggi, baik pada jenjang S1, S2, maupun S3. Hanya saja ketika diminta untuk melakukan, tidak semua mahasiswa memiliki pemahaman yang sama tentang cakupan isinya. Cukup banyak diantara mahasiswa ini yang menyamakan literature review dengan sekedar resume atau ringkasan jurnal, padahal semestinya lebih dari itu.

Literature review adalah sebuah analisis kritis dan sistematis terhadap penelitian-penelitian terdahulu, terkait dengan topik penelitian yang akan dikaji. Analisis ini mencakup langkah untuk mengidentifikasi hal-hal apa yang telah diketahui atau belum diketahui dari penelitian terdahulu, berbagai kontroversi atau perdebatan yang muncul dari sejumlah hasil penelitian yang telah ada, sehingga pada akhirnya dapat dirumuskan pertanyaan apa yang perlu ditindaklanjuti melalui penelitian-penelitian berikutnya. Adapun dokumen yang digunakan dalam literature review dapat berupa artikel dari jurnal ilmiah, proceeding, berbagai laporan penelitian, laporan resmi instansi pemerintah dan perusahaan, buku, maupun telaah literatur yang telah dibuat oleh penulis lain.

A literature review is a piece of discursive prose, not a list describing or summarizing one piece of literature after another. You are not trying to list all the material published, but to analyze, synthesize and evaluate it according to the guiding concept of your research question.

Apa guna literature review? Pertama, dengan mengetahui apa yang sudah dilakukan dan belum dilakukan oleh peneliti sebelumnya, literature review dapat:
1. Mencegah terjadinya duplikasi penelitian
2. Memberikan pemahaman agar peneliti berikutnya dapat menempatkan topik riset dalam kerangka berpikir yang logis
3. Memberikan dasar bagi perumusan hipotesis secara tepat
4. Membantu untuk menghasilkan penelitian yang memiliki kebaruan

In graduate education studies, literature reviews are usually conducted as a preliminary step to designing and conducting your own research study. You don’t want to reinvent the wheel; you want to build your research on what already exists. That is the nature of graduate study: finding out what has been done and building something new on that foundation.

Kedua, telaah literatur berguna untuk mengetahui berbagai strategi peneliti terdahulu dalam mengkaji topik yang sama, tentang bagaimana teknik pengambilan data yang digunakan berikut detil instrumennya, serta mengevaluasi hal-hal yang mungkin kurang tepat dilakukan. Kegunaan ini akan menghindarkan peneliti berikutnya dari kesalahan-kesalahan serupa yang mungkin pernah terjadi pada penelitian terdahulu, sekaligus mengetahui teknik/prosedur dan instrumen apa yang lebih tepat diterapkan pada penelitian yang sedang direncanakan.

Ketiga, telaah literatur memberi bekal untuk dapat membuat interpretasi dan pembahasan secara padat dan mendalam terhadap hasil yang nantinya akan diperoleh, sehingga di akhir penelitian berbagai saran dan rekomendasi dapat dirumuskan dengan lebih terarah. Hal ini secara estafet akan membantu peneliti berikutnya untuk juga menindaklanjuti temuan dengan langkah yang tepat, agar kontinuitas pengembangan ilmu dapat terus diupayakan, berdasar benang merah dengan berbagai penelitian terdahulu.

Keempatliterature review juga membantu untuk beradaptasi dengan format dan gaya penulisan dari berbagai jurnal ilmiah yang kredibel. Sehingga pada gilirannya nanti peneliti akan menyusul melakukan publikasi ilmiah, ia dapat menyusun artikel, menuangkan gagasan dan argumentasi dengan sebaik mungkin.

Lalu, poin apa saja yang perlu ditelaah dalam proses literature review? Beberapa pertanyaan berikut ini adalah sebagian diantaranya.

  • Bagaimana peta dan perkembangan teori/konsep di area topik yang akan dikaji?
  • Penelitian apa saja yang telah dilakukan dari waktu ke waktu pada area topik tersebut?
  • Teori apa yang digunakan sebagai landasannya? Apa alasan peneliti terdahulu dalam memilih teori yang digunakannya?
  • Pendekatan apa yang sebelumnya pernah diterapkan dalam meneliti topik tersebut? Bagaimana strategi dan desain pengambilan datanya?
  • Apa saja inkonsistensi hasil yang telah ditemukan oleh peneliti-peneliti terdahulu?
  • Kajian apa yang masih diperlukan terkait inkonsistensi, keterbatasan, maupun kontradiksi dari penelitian-penelitian terdahulu?

Jika literature review telah dilakukan, maka untuk memastikan ketepatan usulan penelitian yang akan diajukan, beberapa pertanyaan berikut perlu untuk dijawab lebih lanjut:

  • Menindaklanjuti kajian yang masih diperlukan, pertanyaan apa yang kemudian akan kita ajukan dalam penelitian yang sedang direncanakan?
  • Apakah pertanyaan tersebut memang belum terjawab dari penelitian-penelitian terdahulu?
  • Apa kontribusi yang akan dihasilkan dari jawaban atas pertanyaan tersebut?
  • Seperti apa desain penelitian yang direncanakan, terkait evaluasi dari desain pada penelitian-penelitian terdahulu?

Bagaimanapun, jika berpegang pada kepentingan perkembangan ilmu dan kemanfaatan hasil yang dapat disumbangkan, sebuah penelitian semestinya tidak dilakukan dengan gegabah, asal jadi, asal lolos, dan hanya berbekal pandangan subjektif tanpa justifikasi ilmiah yang tepat. Jadi mari merencanakannya secara matang.

Referensi:

  1. Bolderston, A. (2008). Writing an effective literature review. Journal of Medical Imaging and Radiation Sciences 39 (28), 86-92.
  2. Hart, C. (2001). Doing a literature search: A comprehensive guide for the social sciences. Thousand Oaks. CA: Sage.
  3. Shi, S. (2006). Literature review: An overview. Cortland: State University of New York.

 

Iklan

One thought on “Literature Review: Langkah Penting dalam Menyiapkan Usulan Penelitian

  1. Ping balik: Latar Belakang Masalah: Tantangan Menyusun Proposal Penelitian | Wiwin Hendriani

Beri Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s