Si Kecil Acuh dan Tidak Mau Mendengar ?

Si kecil Anda acuh dan tampak tidak mau mendengar setiap kali Anda mengatakan sesuatu? Tak perlu panik, namun memang penting bagi Anda untuk memahami beberapa hal terkait dengan fase perkembangan yang melatarbelakangi munculnya perilaku tersebut.

Usia 2 – 7 tahun merupakan fase egosentris bagi anak. Ini adalah satu tahapan yang akan banyak mereka habiskan untuk melakukan berbagai macam aktivitas yang berpusat pada diri sendiri, berdasarkan sesuatu yang disukainya. Semisal, saat sedang asyik menonton film kesukaannya di televisi, ia tidak kunjung merespon ketika Anda memanggilnya. Saat main dengan boneka kesukaannya, ia enggan untuk berhenti dan makan siang seperti yang Anda minta, dan kejadian-kejadian lain semacamnya. Hal ini wajar dialami oleh setiap anak, karena di dalamnya anak mulai mengenal apa yang diinginkan, apa yang dimaui, dan belajar untuk mengembangkan minatnya terhadap sesuatu.

Di samping itu, seperti yang Anda pahami, masa anak adalah masa untuk mengeksplorasi segala sesuatu dan mengembangkan kemampuan berpikirnya. Pada saat ini anak akan memiliki keingintahuan yang begitu besar terhadap hal-hal baru yang menarik baginya. Besarnya rasa ingin tahu ini seringkali mengalahkan kemauannya untuk menanggapi hal-hal lain yang sedang tidak menjadi perhatiannya. Jadilah ia sebagai individu yang tampak sibuk dengan ‘dunia’nya sendiri, fokus terhadap satu hal dan mengesampingkan hal yang lain.

Lalu bagaimana menyikapi hal tersebut? Bagaimanapun Anda tetap perlu untuk mengarahkan perilaku anak dengan cara-cara yang positif. Sebab jika dalam fase egosentris ini anak dibiarkan tanpa bimbingan, kebiasaan untuk selalu berpusat pada diri sendiri tersebut akan semakin tertanam dalam pribadi anak hingga masa-masa perkembangan selanjutnya. Berikut ini adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan:

  1. Mengingatkan anak dengan bahasa yang baik dan pesan yang jelas. Misalnya, ketika anak mulai mengacuhkan panggilan Anda, daripada Anda berteriak-teriak dengan nada suara yang keras, lebih baik datangi anak dan minta ia mendengarkan Anda sebentar, lalu tanyakan mengapa ia tidak menjawab panggilan Anda. Setelah itu, koreksi perilakunya yang tidak tepat dengan memberikan penjelasan mengapa hal tersebut tidak boleh dilakukan.
  2. Berbicara dalam posisi yang dekat dengan anak, agar anak mudah menangkap maksud dari pesan yang Anda sampaikan. Menatap mata anak saat berbicara juga membantu anak untuk memahami bahwa Anda sungguh-sungguh dengan perkataan Anda.
  3. Mengenalkan tentang nilai, tentang mana yang baik dan buruk, yang boleh dan tidak boleh, serta yang benar dan yang salah untuk dilakukan, berikut alasannya.
  4. Memberikan contoh perilaku yang benar pada anak, sebab tidak menutup kemungkinan perilaku anak yang sering acuh tersebut juga distimulasi oleh contoh salah yang sering mereka lihat dari orangtuanya. Dalam hal ini penting bagi para orangtua untuk bersikap konsisten, dengan juga melakukan apa yang diajarkan atau diminta pada anak.
  5. Membiasakan komunikasi yang menyenangkan dengan anak setiap hari, dan bersabar untuk mendengarkan setiap kali anak berbicara atau bercerita. Hal ini akan sangat membantu setiap saat Anda perlu menyelesaikan persoalan yang dialami oleh anak, dan anak pun dapat belajar untuk mendengarkan orang lain dengan contoh yang Anda berikan. Anak yang tidak terbiasa diajak bicara setiap hari, tidak pernah mendapatkan apresiasi atas hal baik yang mereka kerjakan dan hanya ditegur ketika melakukan kesalahan tentu akan mengembangkan kesan yang kurang baik terhadap orangtuanya, sehingga kemudian enggan untuk mendengarkan atau mengindahkan perkataan orangtua.
Iklan

2 thoughts on “Si Kecil Acuh dan Tidak Mau Mendengar ?

  1. Thanks penjelasannya Bu. Kadang sudah tahu teorinya, tapi giliran praktek kebanyakan lupanya 🙂 Webnya bagus ***** Ditunggu posting berikutnya yaa…Salam

Beri Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s